Sabtu, 03 Oktober 2020

FISIOLOGI TUMBUHAN (SAINS, TEKHNOLOGI DAN MASYARAKAT)

Irigasi ekstensif di wiayah kering menyebabkan garam terakumulasi dalam tanah. (ketika air menguap, garam tertinggal dan tertumpuk di tanah) Berdasarkan yang telah anda pelajari, tentang keseimbangan air dalam sel tumbuhan, mengapa salinitas (kadar garam) tanah yang meningkat akan membahayakan tanaman budidaya? Ajukan cara cara untuk meminimalkan kerusakan. Biaya apa yang harus di keluarkan untuk solusi anda?
Jawab :
Salinitas tanaman menekan proses pertumbuhan tanaman dengan efek menghambat pembesaran dan pembelahan sel produksi protein, serta penambahan biomassa tanaman. Tanaman tidak menunjukan respon dalam bentuk kerusakan langsung tetapi dalam bentuk kerusakan langsung namu kerusakan secara bertahap. Garam mempengaruhi tumbuhan tanaman melalui keracunan yang disebabkan penyerapan unsur penyususn garam yang berlebihan, penurunan tekanan air, dan penurunan penyerapan unsur penting bagi tanaman. Pengaruh salinitas umumnya terjadi pada tingkat bibit. Waskom (2003) menjelaskan bahwa salinitas tanah dapat menghambat perkecambahan benih, pertumbuhan yang tidak teratur pada tanaman.
Kerusakan membran dapat dialami oleh kloroplas maupun mitokondria sehingga dapat menyebabkan gangguan pada proses fotosintesis dan juga respirasi tanaman Pada tanaman jagung yang diberi perlakuan cekaman salin, terjadi penurunan dalam analisis pertumbuhan seperti luas daun, berat kering tajuk, berat kering akar, laju asimilasi bersih dan laju pertumbuhan nisbi. Penurunan aktivitas fotosintesis tanaman akan mempengaruhi pembentukan berat kering sehingga menganggu pertumbuhan tanaman. Kebanyakan tanaman yang menderita stress garam menunjukkan penurunan pertumbuhan dan juga hasil tanaman. Pertumbuhan dan hasil tanaman budidaya umumnya mengalami penurunan pada EC tanah 4 dS/m atau lebih, bahkan tanaman yang sensitif dapat terpengaruh pada EC 3 dS/m. Tanda-tanda tanaman yang terkena stress garam antara lain menjadi kerdil, kesehatan tanaman terganggu, warna tanaman berubah dan hasil tanaman menurun
(https://forestryinformation.wordpress.com/2011/06/30/respon-tanaman-terhadap-salinitas-tanah/) Manajemen pengelolaan lahan saline harus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi iklim, tanaman budidaya, ekonomi, politik, sosial dan budaya di suatu daerah. Penganggulangan salinitas dari pada lahan pertanian antara lain dilakukan dengan cara:
1. Manajemen pengairan (leaching, irigasi dengan air berkualitas baik
2. Manajemen pengolahan lahan/ mekanis
3. Perbaikan secara kimiawi (penambahan gypsum dan sulfur)
4. Perbaikan secara biologis (mulsa organik dan bahan organik)
5. Peningkatan kesadaran petani
Keberahasilan program manajemen ini sangat tergantung pada ketersediaan air, kondisi iklim, jenis tanaman dan juga faktor pendukung yang lain (dana, waktu dan sumber daya manusia). Selain berbagai upaya dari segi agronomi, berbagai penelitian mengenai pemilihan varietas yang tahan salin terus dikembangkan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya peningkatan salinitas di lahan pertanian. Penelitian sumber variasi genetik yang baru (baik alami maupun transgenik) serta mencari tahu cara yang efisien untuk mengidentifikasi tanaman yang tahan salin juga terus dilakukan, sebab dalam koleksi plasma nutfah internasional, kemungkinan masih tersimpan banyak keragaman genetik dalam hal toleransi salinitas.

KUMPULAN SOAL GENETIKA "MENDLEY"

3. Seorang ibu hamil memiliki golongan darah A heterozigot pembawa sifat hemofilia. Jika suaminya bergolongan darah B heterozigot dan normal. Berapakah kemungkinan anak laki-laki yang lahir dengan golongan darah O dan hemofilia? 4. Warna biji kedelai merah ditentukan oleh gen M1 dan M2, warna putih ditentukan oleh gen m1 dan m2. Dari hasil persilangan di dapat rasio warna merah : putih = 1:1. Maka genotipe kedua induknya adalah... 5. Apabila terjadi perkawinan antara parental golongan darah A heterozigot dengan B heterozigot, maka kemungkinan golongan darah anak-anaknya adalah... 6. Disilangkan ayam berpial walnut (PPRr) dengan ayam berpial gerigi (ppRr). Kemungkinan keturunan yang memiliki fenotipe sama dengan induknya adalah... 8. Bebek berbulu coklat disilangkan dengan putih. Keturunan F1 nya 100% coklat. Bila keturunan F1 saling disilangkan dan didapatkan keturunan F2 bebek sebanyak 22 bebek coklat dan 7 bebek putih. Tentukan pernyataan yang sesuai dengan persilangan tersebut adalah ... 9. Kambing jantan berbulu hitam kasar disilangkan dengan betina berbulu putih halus. Keturunan yang dihasilkan menunjukan perbandingan ¼ hitam halus, ¼ putih halus, ¼ putih kasar, ¼ hitam kasar. Manakah genotipe kedua induknya? 10. Pa Budi menyilangkan tanaman berbunga kuning batang tinggi dan putih rendah, hasil keturunannya dihasilkan keturunan F1 kuning pucat dengan batang sedang (intermedier), jika antar keturunan F1 itu disilangkan maka untuk menghasilkan tanaman kuning pucat batang sedang sebanyak? 12. Tanaman bunga merah (Aabb) disilangkan dengan bunga putih (aaBb) menurunkan keturunan sebanyak 128 tanaman. Berapa ratio dari keturunan itu yang berbunga ungu:putih ? 13. Jika seorang albino (aa) menikah dengan orang normal (AA) homozigot, bagaimana keturunannya? 14. Seorang laki-laki penderita buta warna (cb) merah dan hijau beristrikan wanita normal pembawa sifat. Tentukan presentase anak yang mungkin lahir... 15. Jika seorang wanita bergolongan darah A heterozigot dikawinkan dengan pria bergolongan darah B heterozigot, maka kemungkinan golongan darah keturunannya adalah... 29. bagaimana hasil analisis terhadap tanaman bunga sepatu merah (MM) disilangkan dengan bunga sepatu putih (mm), keturunannya berwarna merah. Apabila F1 disilangkan dengan sesamanya dan menghasilkan 160 keturunan, mka jumlah keturunan yang berwarna putih adalah ? 30. bagaimanakah penjelasan singkat untuk penurunan sifat pada ayam jago berbulu kelabu yang dikawinkan dengan ayam betina dengan fenotipe yang sama kemudian diantara keturunannya 15 anak ayam kelabu, 8 anak ayam putih dan 6 anak ayam hitam ? 31. Diketahui: Gen A = warna biru; gen I = daun lebar. Persilangan antara individu bergenotipe AaIi dengan sesamanya akan menghasilkan keturunan sebanyak 320 individu. Kemungkinan keturunannya yang berwarna biru dan berdaun lebar ada sebanyak ….. 32. Disilangkan ayam berjengger merah (PPRr) dengan ayam berjengger merah muda (ppRr). Kemungkinan keturunan yang memiliki fenotif sama dengan induknya adalah… 40. Jika terjadi perkawinan antara parental bergolongan darah O heterozigot dengan B heterozigot , maka kemungkinan golongan darah dari anak – anaknya adalah… 44. Anadontia ditentukan oleh gen resesif yang terpaut kromosom x. Penikahan suami istri normal untuk sifat anadontia mempunyai 2 anak perempuan normal dan 1 anak laki-laki anadontia. Dari kasus ini bisa disimpulkan.. 47. Pada kucing berbulu putih bersifat dominan. Dari suatu hasil persilangan, separuh dari anak-anak kucing yang lahir berwarna cokelat. Genotype parentalnya adalah.. 48. Jika kulit hitam adalah sifat yang resesif, maka dari perkawinan dua orang tua yang keduanya berkulit putih heterozigotik, kemungkinan anak-anaknya adalah… 49. Warna bulu hitam pada ayam dikendalikan oleh gen H yang dominan terhadap gen bulu cokelat (h). perkawinan 2 ekor ayam menghasilkan keturunan dengan rasio hitam:cokelat = 1:1. Genotipe kedua induk ayam masing-masing adalah… 51. Kucing berambut putih disilangkan dengan kucing berambut hitam, manghasilkan keturunan pertama semua kucing abu-abu. Apabila keturunan pertama disilangkan sesamanya, maka perbandingan fenotipe abu-abu: putih pada keturunan kedua adalah… 52. Pada kuda berambut hitam (HH) dominan terhadap rambut putih (hh). Rambut kasar (RR) dominan terhadap bulu halus (rr). Seekor kuda berambut hitam kasar dikawinkan dengan kuda berambut puith halus. Semua keturunan pertama dikawinkan sesamanya. Perbandingan fenitpe kuda berambut hitam kasar : hitam halus : putih kasar : putih halusyang dihasilkan adalah... 53. Jika bola cokelat adalah resesif, maka dari perkawinan dua orangtua yang keduanya memiliki bola mata hitam heterozigot, kemungkinan anak-anaknya adalah... 54. Seorang wanita yang ayahnya berambut keriting menikah dengan laki-laki berambut lurus. Kemungkinan nanak-anak perempuannya adalah.. 56. Sapi Jawa berambut kasar disilangkan dengan sapi ongole berambut halus dihasilkan keturunan sapi Jawa berambut halus. Jika keturunannya disilangkan dengan Sapi Ongole berambut kasar, rasio keturunan yang sapi Jawa berambut kasar adalah.. 58. Seorang pria buta warna menikah dengan wanita yang tidak buta warna. Presentase kemungkinan anak pertama laki-laki buta warna adalah… 59. Perhatikan skema persilangan berikut! P1: BBHH : bbhh (tomat merah manis) >< (tomat hijau asam) F1: BbHh : (tomat merah manis 100%) P2: BbHh >< BbHh Jika persilangan P2 diperoleh 320 tanaman, berapakah jumlah tanaman dengan fenotipe tomat hijau asam F2? 60. Hasil persilangan antara jeruk hijau manis (BBMM) dengan jeruk kuning asam (bbmm) diperoleh F, yang semuanya memiliki buah jeruk hijau manis (BbMm). Apabila F1 disilangkan dengan tanaman bergenotipe Bbmm dan diperoleh jumlah keturunan sebanyak 120, jumlah keturunan yang memiliki buah jeruk hijau rasa manis adalah... 63. Tanaman mawar merah disilangkan dengan tanaman mawar putih. Tanaman mawar merah dominan terhadap mawar putih. Seluruh keturunan pertamanya (F1) menghasilkan tanaman mawar berwarna merah muda. Jika F1 disilangkan sesamanya, bagaimanakah perbandingan fenotipe dan genotipe nya? 67. Seorang peternak memiliki sapi berambut hitam (HHpp) dan sapi berambut putih (hhPP). Sapi tersebut disilangkan dan diperoleh keturunan kedua F2 sebanyak 160 ekor sapi. Apabila pada keturunan pertamanya (F1) diperoleh sapi berambut abu-abu (HhPp) kemudian disilangkan dengan sesamanya, tentukan jumlah dari masing-masing warna rambut sapi yang dihasilkan ! 68. Terdapat tanaman jambu bulat manis (BBMM) dan jambu bulat asam (Bbmm). Jika kedua tanaman jambu tersebut disilangkan, maka tentukanlah hasil persilangan yang terjadi ! 69. Tentukanlah rasio fenotipe F2 dari persilangan antara bunga kamboja merah (Mmnn) dengan bunga kamboja putih (mmNN) yang menghasilkan keturunan pertamanya F1 bunga kamboja berwarna ungu (MmNn), kemudian F1 disilangkan dengan bunga berwarna merah ! 70. Pak Sani memiliki peternakan ayam yang terdiri atas empat macam bentuk jengger ayam, yaitu walnut (RP), rose (Rp), pea (Rp), dan single (rp). Apabila Pak Sani menyilangkan ayam walnut (RRPP) dengan ayam pea (rrPP). Kemudian keturunan F1 disilangkan dengan sesamanya, tentukan jumlah masing-masing keturunan F2 nya jika keturunan yang diperoleh sebanyak 480 ekor ayam ! 73. Seorang mahasiswi akan melakukan percobaan persilangan tanaman pada bunga pukul empat. Apabila yang digunakan adalah bunga pukul empat berwarna merah (M1M1M2M2) disilangkan dengan bunga pukul empat berwarna putih (m1m1m2m2) diperoleh keturunan F1. Dari hasil persilangan sesama keturunan F1, tentukan presentasi munculnya warna putih pada keturunan F2 ! 76. Diketahui gen tinggi pada tumbuhan polong dominan terhadap gen pendek. Pada penyilangan monohibrid F1 didapatkan keturunan kedua F2 dengan perbandingan antara tinggi dan pendek 3:1. Hasil persilangan tersebut mendukungan kebenaran dari.. 82. Lebar daun sebuah tanaman adalah sebuah sifat poligenik yang diatur oleh 4 gen. Tanaman dengan genotif homozigot dominan memiliki lebar daun 10 cm, sedangkan tanaman dengan genotif homozigot resesif memiliki lebar daun 6 cm. Berapakah panjang lebar tanaman dengan 1 gen homozigot dominan dan homozigot resesif untuk gen lainnya? 83. Kemungkinan lahir anak dari orang tua golongan darah B adalah .... 110. Pisum sativum bentuk bulat (BB) disilangkan dengan Pisum sativum bentuk kisut (bb) dimana bulat dominan terhadap kisut cari rasio genotipe dan Fenotipe (F2) ! 111. Linaria marocona merah Aabb disilangkan dengan Linaria ungu AaBb, berapa persen keurunan yang memiliki fenotip berbeda dari induk? 112. Anggur hitam HHkk epistasis terhadap anggur hijau hhKK tentukan F2 jika F1 >< F1. 113. Jika seorang laki-laki adalah buta warna ( c = buta warna ) dan mempunyai rambut keriting ( m = rambut keriting ). Istrinya, dari bapak berambut keriting dan buta warna, mempunyai penglihatan yang normal ( C = penglihatan normal) dan rambut hitam ( M = rambut pirang ), bagaimana proposi dari anak-anaknya yang akan mempunyai genotipe MmCc ? 114. Dalam suatu daerah terdapat populasi tumbuhan berwarna merah (MM) dengan tumbuhan berwarna putih (mm), yang sama sama adaptip jika dilakukan persilangan maka kemungkinan yang dihasilkannya adalah…. 115. Seorang wanita normal menikah dengan laki-laki normal maka kemungkinan cucu yang lahir adalah? 116. Perkawinan antara ayam kampung jantan dengan ayam kampung betina yang keduanya mempunyai tubuh normal dan kaki pendek menghasilkan 30 anak ayam. Berapa anak ayam yang bersifat normal? 117. Ayam berpial walnut PPRr disilangkan dengan ayam berpial walnut PpRr. Berapa macam genotif ayam berpial walnut yang dihasilkan F1? 118. Bunga Linaria merah Aabb disilangkan dengan berbunga merah Aabb disilangkan dengan berbunga putih aaBB. Genotif aa epistasis terhadap B dan b. F1 disilangkan sesamanya maka rasio fenotip F2 adalah? 119. Berapakah kemungkinan anak pertama lahir dari orangtua yang “Carrier” albino adalah normal ? 120. Bagaimanakah golongan darah anak jika : a. A homozigot >< B homozigot b. A heterozigot >< B heterozigot 121. Kacang kapri berbiji bulat berwarna kuning (genotip BBKK) yang disilangkan dengan kacang kapri yang berbiji keriput berwarna hijau (genotip bbkk), maka keturunan yang akan dihasilkan adalah...... 122. Kedelai berkulit hitam (HHkk) yang disilangkan dengan kedelai berkulit kuning (hhKK) menghasilkan turunan pertama kedelai berkulit hitam. 123. Tanaman melon yang tinggi dominan terhadap pendek warna bunga merah dominan terhadap warna putih. Jika dua tanaman melon yang bersifat heterozigot disilangkan, maka perbandingan yang dapat diharapkan dari keturunannya adalah... 124. Disilangkan tanaman berbunga merah (MM) dengan tanman berbunga putih (mm), bagaimanakan perbandingan fenotipnya pada F2 bila warna merah bersifat dominan? 125. Tanaman mangga rasa manis (Aa) yang disilangkan dengan tanaman mangga rasa masam. Berapa persen kemungkinan tanaman terasa manis dari keturunan persilangan tersebut? 126. Jika B= bulat, b=lonjong, M= manis dan m= masam. Pada persilangan BBMM dengan bbmm akan menghasilkan F2 dengan kemungkinan buah lonjong manis? 127. Perkawinan antara laki-laki yang bergolongan darah AB dengan perempuan bergolongan darah O, kemungkinan darah anak-anaknya adalah? 128. Apabila suami istri memiliki golongan darah A homozigot, maka kemungkinan golongan darah anak-anaknya adalah? 129. Domba jantan berbulu hitam kasar disilangkan dengan betina berbulu putih halus. Keturunan yang dihasilkan menunjukkan perbandingan 1/4 hitam halus, 1/4 putih halus, putih kasar 1/4, hitam kasar. Manakah genotip kedua induknya...? 130. Wanita normal yang ayahnya buta warna menikah dengan pria normal. Kemungkinannya akan lahir laki-laki buta warna adalah.... 131. Apabila bunga Mirabilis jalapa merah muda (Mm) yang disilangkan dengan putih (mm) akan menghasilkan keturunan... 132. Bunga berwarna merah homozigot dominan terhadap bunga putih. Apabila bunga warna merah heterozigot disilangkan dengan sesamanya, diperoleh keturunan 36 batang. Berapa batangkah yang berbunga merah? 133. Tanaman tinggi berbuah manis (TTMM) yang disilangkan dengan tanaman rendah berbuah masam apabila dipersilangkan sampai F2? 134. Laki-laki bergolongan darah O kawin dengan wanita bergolongan darah AB, maka kemungkinan golongan darah anaknya adalah? 135. Sebuah eksperimen pembastaran tanaman Pisum sativum bergalur murni dengan memperhatikan dua sifat beda, yaitu biji bulat berwarna kuning dengan galur murni berbiji kisut berwarna hijau. Gen B (bulat) dominan terhadap b (kisut), dan C (kuning) dominan terhadap c (hijau), buatlah persilangan menggunakan metode papan catur? 137. Lalat buah (Drosophila melanogaster) jantan berbadan abu-abu dengan sayap panjang (GgLl) disilangkan dengan lalat buah betina berbadan hitam sayap pendek (ggll). Dari hasil perkawinan tersebut berapakah prosentase lalat abu-abu sayap pendek? 138. Tanaman berbunga merah muda (Mm) disilangkan dengan tanaman berbunga putih (mm) akan menghasilkan keturunan? 139. Pohon mangga berbuah besar (B) rasa masam (m) disilangkan dengan buah mangga berbuah kecil (b) rasa manis (M), diperoleh keturunan F1 berbuah besar rasa manis heterozigot untuk kedua sifat. Genotip F2 yang paling baik untuk bibit adalah? 140. Jika seorang wanita normal (ayahnya buta warna), menikah dengan pria normal, maka kemungkinan prosentase fenotip anak-anaknya adalah? 141. Sapi kulit hitam bulu halus disilangkan dengan sapi kulit putih bulu kasar. Hitam dominan dari putih, halus dominan dari kasar. Menghasilkan keturunan F1 dengan perbandingan? 142. Jika seorang wanita normal (ayahnya hemofili), menikah dengan pria normal, maka kemungkinan prosentase anak laki-laki yang hemofili adalah? 143. Bunga merah (AAbb) disilangkan dengan bunga putih (aaBB) menghasilkan bunga ungu (AaBb). Apabila F1 disilangkan dengan sesamanya berapakah rasio fenotip F2 nya? 144. Gen A (daun berklorofil), gen a (daun tidak berklorofil), gen B (batang tinggi) dan gen b ( batang pendek). Jika genotip aa bersifat letal, maka hasil persilangan AaBb dengan Aabb akan diperoleh perbandingan fenotip? 145. Tanaman berbunga merah disilang dengan tanaman bunga putih menghasilkan F1 bunga merah muda 100%, jika F1 disilangkan dengan sesamanyamaka perbandingan fenotipe merah : merah muda :putih pada F2 adalah? 146. Tanaman galur murni dengan sifat tinggi (TT) berbuah bundar (BB) disilangkan dengan tanaman galur murni pendek (tt) berbuah keriput. Jika F1 disilangkan sesamanya, jumlah genotipe pada F2 yang terbentuk adalah? 147. Tanaman berbatang tinggi (T) dominan terhadap pendek, bunga merah (M) dominan terhadap putih. Apabila tanaman tinggi bunga merah disilangkan dengan sesamanya, maka persentase keturunan yang berbatang pendek dan bunga merag adalah? 148. Pada peristiwa kriptomeri, apabila bunga merah Aabb disilangkan dengan bunga putih aaBB, persentase keturunannya berbunga merah adalah? 149. Pada penyilangan bunga Linaria marocana bunga merah (AAbb) dengan bunga putih (aaBB) menghasiilkan F1 bunga ungu (AaBb). Apabila F1 disilangkan dengan bunga merah (Aabb), berapakah prosentase bunga berwarna merah? 150. Pada tanaman labu bulat (B) dominan terhadap kisut (b), tinggi (T) dominan terhadap rendah (t) . tanaman labu dengan genotipe BbTt dibastarkan dengan Bbtt menghjasilkan labu berfenotipe bulat tinggi, kisut tinggi, bulat rendah dan kisut rendah dengan perbandingan? 151. Disilangkan melalui galur murni kacang kapri berbiji bulat warnakuning (BBKK) dan biji keriput warna hijau (bbkk). Persilangan dilakukan sampai mendapat keturunan F2 menghasilkan biji sejumlah 3.200 buah. Secara berurutan, jumlah biji bulat warna kuning dan biji keriput warna hijau adalah... 152. Bunga mawar merah (Aabb) disilangkan dengan bunga warna putih (aaBB). Jika A (merah) epistasis terhadap putih (B) akan menghasilkan turunan fenotip merah : putih : merah muda dengan perbandingan ? 153. Gen C dan P yang saling berinteraksi dan melengkapi menyebabkan seseorang berfenotip normal (tidak bisu-tuli). Sebaliknya, jika salah satu gen tidak ada dapat menyebabkan seseorang berfenotip bisu-tuli. Persilangan antara laki-laki bisu-tuli (BBtt) dan wanita bisu-tuli (bbTT) akan menghasilkan keturunan bisu-tuli sebanyak.. 154. Dalam hukum Mendel telah dijelaskan bahwa terdapat adanya suatu bukti penyimpangangan semu. Diantaranya penyimpangannya adalah polimeri dan kriptomeri. Bagaimana perbedaan penyimpangan antara keduanya? 155. Seorang wanita carrier hemofilia bersuamikan laki-laki normal. Tentukan persentase anak-anak yang mungkin lahir ! 156. Jika H (hitam) epistasis terhadap K (kuning) yang hipostasis, maka persilangan antara kacang berkulit biji hitam (HhKk) dengan kacang berkulit biji kuning (hhKk) akan menghasilkan keturunan dengan fenotip hitam: kuning: putih dengan perbandingan? 157. Pada tikus terdapat alelas ganda untuk warna bulu: Ay = Gen kuning A = Gen hitam a = Gen kelabu Apabila Ay dominan terhadap A, dan A = dominan terhadap a, sedangkan homozigot Ay bersifat letal, maka hasil persilangan antara AyA dengan Aya akan menghasilkan keturunan dengan perbandingan? 158. Pada tikus warna rambut kuning (K) dalam keadaan homozigot bersifat letal. Perkawinan antara tikus rambut kuning heterozigot dengan sesamanaya akan menghasilkan perbandingan keturunan tikus rambut kuning : rambut tidak kuning sebesar? 159. Pada persilangan yang memperhatikan warna bunga, warna merah tidak sepenuhnya dominan terhadap warna putih. Jika F1 disilangkan dengan tanaman berbunga putih, maka akan menghasilkan keturunan dengan perbandingan? 160. Tanaman kacang yang tinggi dominan terhadap pendek. Warna bunga merah dominan terhadap warna putih. Apabila dua tanaman kacang yang bersifat heterozigot disilangkan, maka perbandingan yang dapat diharapkan dari keturunannya adalah? 161. Pada kacang, bunga ungu dominan terhadap bunga putih. Persilangan antara galur murni berbunga ungu dengan galur murni berbunga putih menghasilkan keturunan F1 berjumlah 40 tanaman. Satu tanaman F1 dibiarkan menyerbuk sendiri dan menghasilkan tanaman F2, dari 80 tanaman F2 ini yang berwarna ungu berjumlah? 168. Seorang wanita normal homozigot menikah dengan seorang laki-laki yang menderita hemophyili. Bila mereka mempunyai anak yang normal, berapa besar presentasi yang akan terjadi? 171. Tanaman tinggi berbuah manis (TTMM) disilangkan dengan tanaman rendah berbuah asam (ttmm). Berapa persenkan tanaman tinggi berbuah manis dan tanaman rendah berbuah manis? 172. Bunga berwarna merah homozigot dominan terhadap bunga putih. Apabila bunga warna merah heterozigot disilangkan dengan sesamanya, dapat di peroleh keturunan 36 batang. Berapa batang bunga yang berwarna putih? 173. Keadaan individu dengan 2 alel yang sama untuk suatu sifat (misal DD dd) disebut………dan keadaan individu dengan 2 alel yang berbeda untuk suatu sifat (misal Dd) disebut dengan…… 176. Seorang laki-laki bergolong darah AB menikah denganm seorang perempuan yang memiliki darah golongan darah O, berapa persen keturunan yang akan memiliki golongan darah A? 182. Persilangan kelinci telinga lebar bulu hitam heterozigot (LlHh) dengan yang bertelinga sempit bulu Hitam (llHh ) maka presentase fenotip turunannya yang bertelinga lebar bulu kelabu adalah? 183. Rendra berbadan tinggi, kulit normal (TtAa) menikah dengan indah yang mempunyai genotip sama. Kemungkinan keluarga tersebut memperoleh keturunan badan pendek dan albino adalah.... 184. Seorang peneliti menyilangkan galur murni kagang kapri berbiji bulat warna kuning (BBKK) dan biji keriput warna hijau (bbkk). Persilangan dilakukan sampai mendapat keturunan F2 yang menghasilkan biji sejumlah 3200 buah. Secara berurutan jumlah biji bulat warna kuning dan biji keriput warna hijau adalah.... 185. Persilangan antara tanaman jagung berbonggol besar dan panjang (BBPP) dengan tanaman jagung berbonggol kecil dan pendek (bbpp), diperoleh tanaman F1 berbonggol besar dan panjang (BbPp). Seandainya F1 dibiarkan menyerbuk sendiri berapa persen tanaman F2 yang berbonggol besar dan panjang? 186. Pada tanaman manga, rasa manis (M) dominan terhadap asam (m) dan pohon tinggi (T) dominan terhadap rendah (t). Jika tanamn galur murni rasa manis pohon rendah dikawinkan dengan galur murni rasa asam pohon tinggi dan turunannya (F1) dikawinkan dengan sesamanya, presentase tanaman mangga rasa manis pohon rendah F2 adalah.... 187. Gandum berkulit hitam (HHkk) disilangkan dengan gandum berkulit kuning (hhKK). Hitam (H) episitasi terhadap kuning (K). Apabila dilakukan tes cross terhadap F1 maka akan diperoleh gen berkulit hitam sebanyak? 188. Seorang wanita carrier hemofilia bersuamikan laki-laki normal. Tentukan presentase anak-anak yang mungkin lahir? 189. Tikus berambut kasar (BBDD) disilangkan dengan tikus berambut putih halus (bbdd). Apabila gen hitam dan gen kasar memiliki sifat dominan, maka jika F1 disilangkan dengan salah satu induknya perbandingan genotip F2 nya adalah.... 190. Persilangan antara tanaman ercis berbiji bulat warna kuning (BBKK) dengan tanaman ercis berbiji kisut warna hijau (bbkk), diperoleh tanaman F1 berniji bulat warna kuning (BbKk). Seandainya F1 dibiarkan menyerbuk sendiri berapa persen tanaman F2 yang berbiji bulat warna kuning? 191. Pada kelinci, rambut hitam (HH) dominan terhadap rambut putih (hh). Rambut kasar (RR) dominan terhadap rambut halus (rr). Seekor kelinci berambut hitam kasar disilangkan dengan kelinci berambut putih halus. Semua keturunan peratamanya (F1) berambut hitam kasar. Jika keturunan pertama disilangkan sesamanya. Perbandingan fenotipe kelinci hitam kasar : hitam halus : putih kasar : putih halus, yang dihasilkan F2 adalah..... 192. Bunga warna coklat dominan (genotipe RR) disilangkan dengan warna putih (genotipe rr) menghasilkan F1. Jika F1 disilangkan sesamanya, maka perbandingan genotipe F2-nya adalah.... 193. Jeruk berbuah manis (MM) disilangkan dengan jeruk berbuah masam (mm). F1 yang dihasilkan adalah jeruk berbuah manis (Mm). Jika pada F2 diperoleh 240 keturunan, jumlah keturunan yang berbuah manis heterozigot adalah.... 194. Kelinci jantan berambut hitam disilangakan dengan kelinci betina berambut putih. Rambut hitam dominan terhadap rambut putih. Keturunan pertama semuanya menghasilkan kelinci berwarna hitam. Bila sesama keturunan pertama disilangkan dan menghasilkan 16 kelinci, kemungkinan jumlah anaka kelinci berambuthitam adalah... 195. Pada manusia, rambut keriting dominan terhadap lurus. Seorang wanita berambut keriting menikah dengan pria berambut keriting, ternyata ada anaknya yang berambut lurus. Dari kenyataan tersebut, kamu dapat menentukan berapa persen peluang pasangan suami istri tersebut untuk mendapatkan anak berambut keriting homozigot?

BUPER LELES MAJALENGKA

Buper (Bumi Perkemahan) Leles merupakan obyek daya tarik wisata yang terdapat di Desa Padaherang, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka. Buper Leles diresmikan pada tanggal 18 September 2013. Buper Leles memiliki luas 5 Ha dengan area yang sudah dimanfaatkan yaitu seluas 2 Ha. Buper Leles ini terletak di tiga blok di kawasan Desa Bantaragung yaitu Blok Desa, Blok Baligo, dan Blok Heuleut. Buper ini dinamakan ‘Leles’ karena di dalam area buper ini terdapat Pohon Leles yang menurut masyarakat setempat pohon ini hanya terdapat dua pohon di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai yang lainnya terdapat di daerah Pasawahan. Tidak jauh dari Buper ini terdapat air terjun yang berjarak kurang lebih 200 meter dari area buper. Air terjun ini dinamakan air terjun Leles. Air terjun ini memiliki tinggi sekitar lima belas meter dengan debit air yang cukup deras. Keunggulan dari Buper Leles ini adalah melimpahnya sumber air yang tersedia untuk kebutuhan pengunjung Buper Leles. Sumber air ini berasal dari sungai yang membelah kawasan buper Leles. Air terjun Leles juga alirannya berasal dari sungai ini. Akses menuju Buper Leles ini cukup mudah dijangkau dari Desa Bantaragung. Akses yang mudah ini meningkatkan jumlah kunjungan ke Buper maupun Air Terjun Leles ini. Daya tarik lainnya yang terdapat di kawasan ini yaitu pohon Leles yang cukup besar dan terlihat mencolok dibandingkan dengan tumbuhan di sekitarnya, selain itu karena di dalam kawasan TNGC ini pohon Leles hanya terdapat dua buah sehingga menambah daya tarik dari segi indikator kelangkaan objek. Fasilitas Fasilitas yang terdapat di Buper Leles ini yaitu, musholla, aula, tempat sampah, lampu penerangan, lahan Parkir, jembatan, kantin, papan interpretasi, MCK, outbond area, camping spot, lapangan, dan pos tiket. A. Musholla Musholla yang terdapat di Buper Leles terbuat dari bambu untuk dan juga triplek yang beralaskan batu kali. Atap dari musholla ini terbuat dari asbes. Terdapat satu buah musholla yang terdapat di Buper Leles ini. Musholla ini mampu untuk menampung 15 orang secara dimensional ruangan dan 10 orang secara ukuran psikologis. B. Aula Aula yang terdapat di Buper Leles ini bernama Aula Lestari. Aula ini merupakan bangunan yang memiliki pondasi kayu yang berjumlah enam buah. Aula ini beralaskan batu kali yang pada bagian atasnya telah dilapisi semen dan diratakan. Atap dari aula ini terbuat dari asbes. Aula ini kondisinya cukup baik tetapi kurang luas untuk mengakomodir pengunjung. Aula ini cukup untuk menampung 20-30 orang. Aula ini dapat digunakan oleh pengunjung untuk beristirahat atau sekedar berkumpul dan mengobrol. C. Tempat Sampah Tempat sampah yang terdapat di Buper Leles tersebar di beberapa penjuru buper. Tempat sampah yang berada di kawasan ini berupa trash bag yang digantung atau diletakkan di dekat dengan pohon. Tempat sampah di kawasan Buper Leles ini jumlahnya tidak terlalu banyak sehingga akan menyulitkan bagi pengunjung untuk menjangkau tempat sampah tersebut.   D. Lampu Penerangan Lampu penerangan di Buper Leles ini diletakkan di lokasi-lokasi tertentu yang minim penerangan dan juga di camping spot. Lampu yang disediakan menggunakan lampu neon yang digantung dengan kawat dan dilapisi dengan botol air mineral agar tidak basah. Lampu ini dapat memudahkan pengunjung untuk melakukan kegiatan saat malam hari. E. Lahan parkir Lahan parkir Buper Leles ini terletak di depan dari kawasan Buper Leles sehingga memudahkan bagi pengunjung untuk parkir karena lokasi lahan parkirnya yang tidak terlalu jauh dari Buper. Lahan parkir ini terletak di antara pohon pinus sehingga suasana lahan parkir ini sejuk dan tidak panas. Lahan parkir ini mampu untuk menampung hingga 200 kendaraan roda dua dan 40 mobil pribadi. F. Jembatan Jembatan yang terdapat di Buper Leles saat ini merupakan jembatan darurat yang terbuat dari bambu. Jembatan darurat ini dibangun karena jembatan yang sudah ada terkena dampak banjir besar sehingga menghanyutkan jembatan tersebut. Jembatan ini membelah sungai yang terdapat di Buper Leles. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 15 meter dan menghubungkan antara pos tiket dengan lokasi camping. Jembatan ini kondisinya kurang baik karena terkesan kurang kuat. Jembatan ini juga hanya terdapat satu buah sehingga menyulitkan untuk sirkulasi pengunjung. G. Kantin Kantin di Buper Leles ini berjumlah lima kantin. Kantin ini terbentuk dari kerjasama pihak pengelola dengan desa. pengelolaan kantin ini berdasarkan kesepakatan pihak pengelola daengan pihak blok desa yang berdekatan dengan Buper Leles ini. Blok tersebut yaitu, blok desa, blok baligo, dan blok heuleut dengan masing-masing kantin dikelola oleh blok yang berbeda. Bahan baku pembangunan kantin ini menggunakan bahan-bahan alami seperti bambu, papan, dan kayu lainnya. H. Papan Informasi dan Papan Petunjuk Papan interpretasi bertujuan untuk memberikan informasi kepada pengunjung secara tertulis melalui papan. Sedangkan papan petunjuk bertujuan untuk memberikan petunjuk arah yang dapat memudahkan pengunjung untuk menuju lokasi tertentu. Papan ini pada umumnya terbuat dari papan kayu yang dibentuk sedemikian rupa berbentuk seperti arah panah.sedangkan untuk papan informasi ada yang terbuat dari papan, tetapi ada juga yang terbuat dari kertas ataupun berbentuk stiker. I. MCK MCK di Buper Leles dinilai cukup memadai dan mampu untuk mengakomodir kebutuhan pengunjung ataupun bagi orang yang melakukan kegiatan camping. MCK ini sudah tersebar di setiap blok dari Buper Leles. MCK ini dibangun dengan material bangunan permanen sehingga lebih kuat dan tidak mudah rusak. MCK dibangun dengan konsep satu bak untuk dua pintu MCK yang saling membelakangi. Bak tersebut dibatasi oleh partisi. Hal ini bertujuan untuk menghemat biaya pembangunan dan menambah jumlah dari MCK ini. J. Area Outbond Area outbond ini terletak dekat dengan sungai dan memiliki area yang cukup luas. Terdapat beberapa peralatan outbond yang disediakan pengelola diantaranya, jembatan gantung, jarring laba-laba, dan sebagainya. peralatan outbond ini dibuat menggunakan baha-bahan yang cenderung alami seperti, bambu, kayu, dan papan. Area outbond ini dapat digunakan oleh pengunjung untuk melaksanakan kegiatan di luar ruangan. K. Camping Spot Area ini khusu ditujukan bagi pengunjung yang ingin berkemah. Area kemah ini berbeda dibandingkan dengan yang lainnya karena lokasi pembangunan tendanya sudah disediakan yang lahannya disesuaikan dengan ukuran tenda yang biasa digunakan. Ukuran lahan kemah ini yaitu 2.60 meter dikali 2.80 meter. Area berkemah ini dibagi menjadi tiga area yaitu blok A, B, dan C. untuk saat ini area berkemah blok C belum dapat digunakan karena dikhawatirkan akan terjadi banjir. Blok A dapat menampung 500-600 orang atau 40-60 unit tenda. Blok B mampu untuk menampung 200-300 orang atau 20-30 tenda. L. Lapangan Lapangan yang terdapat di Buper Leles berjumlah dua buah lapangan. Lapangan yang pertama berada di dekat dari camping site blok A, dan lapangan lainnya berada dekat dengan camping site blok B. lapangan di blok A lebih luas dibandingkan yang berada di blok B. lapangan ini memiliki kontur yang datar an ditumbuhi oleh rerumputan. Terdapat juga bebatuan yang sengaja tidak dipindahkan oleh pihak pengelola. Lapangan ini telah dilengkapi dengan tiang bendera yang dapat digunakan untuk kegiatan upacara. M. Pos Tiket Pos tiket ini merupakan sebuah bangunan dengan ukuran 2x2 meter. Pos tiket ini berfungsi sebagai pintu masuk dari kawasan Buper Leles ini. Bangunan pos tiket ini terbuat dari papan dan juga tembok. Atap dari bangunan ini terbuat dari asbes. Pos tiket ini juga sebagai tempat bagi petugas tiket untuk berjaga di pintu masuk. Pengelolaan Sejarah pembentukan dan pengelolaan dari Buper Leles ini berasal dari sekelompok masyarakat dari Desa Padaherang yang berkeinginan untuk memanfaatkan lahan yang ada untuk dijadikan Bumi Perkemahan. Keinginan dari masyarakat ini mendapatkan dukungan dari Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), kemudian masyarakat mengajukan izin pada tahun 2011. Pengajuan izin ini kemudian direspon oleh pihak Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yang mengeluarkan izin pada tahun 2013 untuk kemudian Bumi Perkemahan Leles ini diresmikan pada tanggal 18 September 2013. Buper Leles memiliki 25 orang pengelola aktif yang tergabung dalam Mitra Pariwisata Gunung Ciremai (MPGC) Bumi Perkemahan Curug Leles. Terdapat delapan pengurus inti yang terdiri dari ketua, walil ketua, sekretaris, bendahara, sie kebersihan, sie humas, sie kemanan, sie peralatan, dan sie promosi. Koordinator dari setiap seksi ini membawahi anggota lainnya. Terdapat 4-6 orang yang bertugas piket setiap harinya dan 1-2 orang yang menjadi resepsionis untuk melayani pemesanan camping site. Resepsionis dan piket ini berjaga selama 24 jam saat ada kegiatan. Struktur organisasi Buper Leles Gambar… Pengelolaan distribusi penerimaan tiket jasa wisata alam dibagi menjadi dua yaitu, tiket perkemahan khusus sebesar Rp 9.500,- (PNBP & asuransi Rp 5.500,-), dan tiket perkemahan rombongan sebesar Rp 12.000,- (PNBP & asuransi Rp 3.000,-) dengan rincian distribusi sebagai berikut, Tabel… Tiket Perkemahan Khusus No Peruntukan Besarnya Keterangan 1 Biaya operasional pengelola Rp 4.000,- • Pemberdayaan masyarakat • Kebersihan lingkungan wisata • Operasional pengelola (ID Card, seragam, dll 2 Kontribusi/operasional Desa Padaherang Rp 1.500,- • Kegiatan sosial dan pemberdayaan • Pembangunan dan pemeliharaan fasilitas desa • Karang taruna 3 Penyerta modal, promosi, dan publikasi Rp 1.000,- Dokumentasi dan media informasi (Brosur, Leaflet, Booklet, dll) 4 Penataan, pemeliharaan dan pengembangan ODTWA Rp 1.500,- 5 Konservasi dan Koordinasi Rp 1.500,- • Koordinasi dengan MUSPIKA (Polsek, Koramil, dan Puskesmas) • Donasi sosial • Cash back • Konservasi hutan Tiket Perkemahan Rombongan No Peruntukan Besarnya Keterangan 1 Biaya operasional pengelola Rp 5.000,- • Pemberdayaan masyarakat • Kebersihan lingkungan wisata • Operasional pengelola (ID Card, seragam, dll 2 Kontribusi/operasional Desa Padaherang Rp 1.500,- • Kegiatan sosial dan pemberdayaan • Pembangunan dan pemeliharaan fasilitas desa • Karang taruna 3 Penyerta modal, promosi, dan publikasi Rp 1.500,- Dokumentasi dan media informasi (Brosur, Leaflet, Booklet, dll) 4 Penataan, pemeliharaan dan pengembangan ODTWA Rp 2.000,- 5 Konservasi dan Koordinasi Rp 2.000,- • Koordinasi dengan MUSPIKA (Polsek, Koramil, dan Puskesmas) • Donasi sosial • Cash back • Konservasi hutan Hambatan 1. Aksesibilitas Aksesibilitas untuk menuju ke Buper Leles ini menjadi hambatan dalam menarik minat pengunjung untuk datang ke Buper Leles ini. Akses masih belum baik, sempit dan berbatu sehingga menyulitkan pengunjung untuk datang. Bus juga belum dapat masuk ke buper ini dan maksimal adalah kendaran bus ¾. 2. Konflik dengan masyarakat Konflik dengan masyarakat ini terjadi karena kurangnya koordinasi dari pihak pengelola dengan masyarakat desa. banyak terjadi kasus di mana pengunjung yang ingin ke Buper Leles dialihkan ke objek wisata yang berada di desa mereka dan mengangap bahwa lokasi mereka adalah Buper Leles. Juga sering terjadi pungutan liar yang dilakukan oleh masyarakat. 3. Banjir Banjir kerap terjadi di Buper Leles ini. Luapan sungai saat hujan deras terjadi merupakan suatu hal yang tidak dapat diantisipasi lagi. Jika banjir datang maka air akan naik hingga mendekati ke area berkemah. Bahkan banjir dapat menggenangi area musholla dan kantin. Banjir juga sempat menghanyutkan jembatan yang menghubungkan antara pos tiket dengan area berkemah.   4. Permasalahan internal Permasalahan internal ini merupakan salah satu penghambat dalam pembangunan. Saat ada beberapa orang yang memiliki inisiatif untuk membangun atau bekerja, pihak lain tidak bersedia membantu dengan beragam alasan. Tentu hal ini dapat menghambat percepatan pembangunan objek, dan menghambat dalam proses pemeliharaan objek yang kurang maksimal Kritik 1. Potensi yang ada harus lebih dikembangkan lagi contohnya air terjun, yang terlihat belum memadai bagi pengunjung. Pengembangan kawasan agar lebih maksimal, serta pembangunan kawasan agar lebih menarik minat pengunjung 2. Aksesibilitas perlu adanya pembenahan agar memudahkan dalam mencapai lokasi ini 3. Penanggulangan banjir dilakukan agar pengunjung tidak merasa khawatir akan terjadinya banjir saat sedang dilakukan suatu kegiatan 4. Tambahan akomodasi dan fasilitas untuk memuaskan pengunjung 5. Penataan jalur menuju ke objek-objek seperti ke air terjun, Pohon Leles, dan sebagainya agar memudahkan pengunjung untuk menuju ke objek tersebut. 6. Tambahan papan petunjuk menuju objek yang telah disebutkan di poin 5. Papan petunjuk juga perlu ditambahkan di lokasi-lokasi tertentu untuk memudahkan pengunjung dalam menemukan lokasi Buper Leles ini. 7. Koordinasi dengan masyarakat desa dan desa akses masuk untuk menanggulangi konflik 8. Pembangunan jembatan agar lebih dapat mengakomodir pengunjung dan menambah estetika dari Buper Leles. Saran 1. Pengembangan objek seperti air terjun dan Pohon leles dapat dilakukan dengan pembenahan akses, pembersihan lokasi, dan penambahan papan petunjuk arah 2. Akses dapat dibenahi dengan pelebaran jalan, dan pembenahan agar jalan dapat lebih rata dan tidak bergelombang 3. Penanggulangan banjir dapat dilakukan dengan menambah tinggi dari pantaran sungai, pemindahan fasilitas menjauhi sungai, dan lokasi kemah yang tidak terletak di dekat sungai untuk keamanan pengunjung 4. Akomodasi dan fasilitas yang ditambahkan yaitu kantin, gapura, penambahan MCK, jalur, jalan setapak, dan pembangunan musholla agar lebih memadai. 5. Penataan jalur diperlukan untuk memperjelas lokasi-lokasi yang menjadi objek wisata serta mengatur dari sirkulasi pengunjung. 6. Papan petunjuk dapat disebar ke semua titik. Serta penambahan papan petunjuk menuju lokasi yang diletakkan di jalan raya serta persimpangan jalan. 7. Musyawarah dapat dilakukan agar mengurangi konflik dengan masyarakat dan membantu masyarakat untuk sama-sama membangun kawasan 8. Jembatan yang tersedia saat ini merupaka jembatan darurat. Pembangunan dapat dilakukan dengan bahan-bahan kayu yang dibentuk sedemikian rupa agar dapat mengakomodir sirkulasi pengunjung dan menambah estetika dari kawasan buper leles Master Plan Master plan wisata merupakan suatu susunan konsep yang akan diimplementasikan di suatu destinasi wisata yang bertujuan untuk memperbaiki dan menyempurnakan segala sesuatu yang berada di destinasi wisata tersebut. Dibutuhkan konsep yang matang agar dapat diimplementasikan dengan baik di destinasi tersebut. Perencanaan di Buper Leles merupakan sebuah upaya untuk memperbaiki, memperindah, serta menambah daya tarik dari Buper Leles. Perencanaan ini melibatkan segala sumberdaya yang telah tersedia di Buper Leles yang kemudian ditambahkan untuk menambah estetika dan fungsi dari Buper Leles. serta meningkatkan efektifitas dan efisiensi pemanfaatan site dari Buper Leles. Perencanaan yang akan dirancang untuk Buper Leles ini memiliki tujuan untuk: 1. Pemanfaatan site secara efektif dan efisien 2. Penanggulangan bencana banjir 3. Inovasi untuk menambah daya tarik 4. Penambahan fasilitas Rencana yang akan dibangun yaitu, penyempurnaan fasilitas, coffee shop, Jembatan pandang, dan Taman Leles. perencanaan tersebut dapat dilihat pada Gambar.. Pembahasan dari masing-masing perencanaan dapat dilihat pada sub-bab yang menjelaskan tentang master plan. 1. Penyempurnaan Fasilitas Penyempurnaan fasilitas ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk menambahkan, mengubah, dan memindahkan tata letak yang telah ada saat ini. Fasilitas yang ditambahkan yaitu gapura. Gapura akan diletakkan di depan pos tiket, pembangunan gapura ini bertujuan untuk mengukuhkan posisi Buper Leles sebagai bumi perkemahan yang dikelola secara professional, dan berfungsi juga untuk memperindah dari pintu masuk Buper Leles. gapura ini akan terbuat dari bambu yang dibentuk sedemikian rupa. Pos tiket juga akan dipugar dan akan dilakukan perluasan untuk memberikan kenyamanan bagi petugas tiket. Bangunan ini akan menganut konsep modern minimalis. Bangunan yang akan dilakukan penambahan yaitu musholla dan MCK. Musholla direncanakan akan ditambahkan sehingga setiap blok camping site memiliki musholla sendiri. Musholla ini juga akan ditambahkan daya tampungnya sehingga dapat mengakomodir pengunjung. Bentuk bangunan musholla tidak dirubah dan tetap mempertahankan konsep lama. MCK juga akan ditambahkan pada setiap camping site yaitu berjumlah 10 pintu per camping site. Hal ini dimaksudkan agar tiak adanya penumpukan pengunjung yang akan menggunakan MCK saat adanya kegiatan berkemah. Jembatan juga akan dibuat dan ditambahkan jumlahnya sehingga akan terdapat dua buah jembatan yang menghubungkan antara jalan dengan lokasi berkemah. Bangunan jembatan ini akan menggunakan bambu yang didesain agar mampu untuk load pengunjung dan mempermudah dalam sirkulasi pengunjung. Fasilitas pembangkit listrik menggunakan turbin juga akan ditambahkan di Buper Leles. tujuannya untuk menambah daya listrik di Buper Leles ini dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan listrik yang berasal dari masyarakat. aula juga akan dibangun pada tiap blok untuk memudahkan pengunjung dalam melakukan kegiatan. 2. Coffee Shop Coffee Shop ini merupakan suatu inovasi yang akan dibangun di kawasan Buper Leles ini. Pembangunan Coffee Shop ini diharapkan mampu untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke Buper Leles ini. Coffee Shop ini akan dikonsep sederhana tetapi menarik dan bangunan yang akan digunakan akan menggunakan bahan-bahan alami. Pondasi bangunan akan menggunakan batu kali, sedangkan temboknya akan menggunakan bambu dan papan, sedangkan atapnya akan terbuat dari bahan ijuk. Coffee Shop ini akan menyajikan kopi tradisional asli indonesia dan juga makanan khas tanah sunda. Coffee Shop ini juga dilengkapi bangku dan meja yang terbuat dari bahan alami. Diharapkan kehadiran Coffee Shop ini akan menambah jumlah kunjungan dan juga memperkenalkan kopi asli dari berbagai daerah di indonesia dan juga makanan khas tanah sunda. 3. Jembatan Pandang Jembatan pandang merupakan fasilitas yang dapat digunakan oleh pengunjung untuk dapat melihat keindahan air terjun Leles dari atas. Jembatan pandang ini dibangun karena akses yang cukup sulit untuk menuju air terjun sehingga dibutuhkan alternatif lain untuk dapat menikmati air terjun. Alternatif yang dinilai dapat diimplementasikan yaitu jembatan pandang. Jembatan ini akan melintang di antara dua tebing yang menjadi sisi-sisi dari air terjun leles ini. Jembatan pandang ini akan terbuat dari bambu dan terletak sejauh 15 meter dari air terjun agar posisinya tepat untuk dilihat oleh pengunjung. Jembatan ini juga dapat menjadi pintu masuk menuju Taman Leles yang terletak dekat dengan air terjun ini. Hadirnya jembatan ini diharapkan mampu untuk membiaskan penumpukan pengunjung di bawah dan mengatur sirkulasi pengunjung. Jembatan ini juga di desain agar dapat menjadi spot yang bagus untuk berfoto dan menikmati pemandangan curug.   4. Taman Leles Taman leles akan dibangun mengelilingi pohon leles. taman ini memiliki konsep radial yang di tengah-tengah taman ini terdapat pohon leles. taman ini dibangun dengan tujuan untuk memperkenalkan pohon leles yang menjadi ikon dan juga asal muasal dari nama bumi perkemahan ini. Akses menuju taman leles ini akan menggunakan batu alam dengan jalSan yang disusun rapi menuju langsung ke taman leles ini. Taman ini akan dilengkapi dengan lampu taman, tanaman hias, dan juga bangku taman yang terbuat dari kayu. Dalam taman ini juga akan dibuat sebuah kolam yang diisi oleh ikan hias dan dilengkapi dengan air mancur untuk menambah keindahan dari taman leles. lampu sorot juga akan diletakan mengelilingi Pohon Leles ini yang bertujuan untuk melihat pohon leles ini saat malam hari dan mempertegas bahwa pohon leles ini merupakan ikon dari Buper Leles ini.

Ayah adalah Cerminan Masa denpan anak perempuan

"Cinta pertama anak perempuan adalah ayahnya, begitu seballiknya, patah hati pertama anak perempuan adalah ayahnya" Jika seorang ayah sukses mendidik anak perempuan dan menjadi idolanya, seorang perempuan akan mencari standar pria yang akan di nikahinya dengan standar kesempurnaan yang dimiliki ayahnya. tak jarang anak perempuan selalu menuntut pacar atau orang yang akan menikahinya menjadi sempurna seprti ayahnya. Begitupun sebaliknya, Jika seorang ayah gagal mendidik anak perempuan dan membuat anak perempuan itu merasa tersakiti, seorang perempuan akan mencari standar pria yang akan di nikahinya denganberbagai kategori kesepurnaan yang di pandang dari orang lain yang dilihatnya sempurna dan tidak ingin ia memiliki sifat yang dimiliki ayahnya. hal tersebut membuat ia lebih berhati-hati dalam memilih pasangan, karena dia sudah merasakan patah hati pertama dan yang membuatnya enggan untuk membuka hati. dalam bayangannya "ayahku tega melakukan itu kepadaku, apalagi orang lain (?). . patah hati anak perempuan bukan berarti dia memiliki riwayat "Broken Home", bisa saja dia dalam keluarga yang tidak harmonis. seperti selal kasar kepada ibunya, bahkan main di belakang. yaps kita gapernah tau kenapa seorang anak perempuan bisa membenci ayahnya.